Kembalikan Semangat Kerja Pasca Libur Panjang dengan Empat Trik Ini

Pemerintah tahun ini sudah menetapkan waktu cuti bersama dalam rangka Lebaran hingga tujuh hari. Sepekan lebih hidup tanpa gangguan urusan kantor adalah dambaan semua para karyawan. Bisa berkumpul bersama keluarga, berkunjung ke berbagai tempat wisata, dan kegiatan melepas penat dapat dilakukan tanpa terbebani.

Namun ketika sudah harus kembali ke realita hidup, banyak dari kita yang merasa susah move- on. Membangun mood-nya terasa susah sekali, butuh upaya yang ekstra untuk kembali ke semula. Jangan biarkan ini jadi virus dalam diri Anda, sebab dikhawatirkan dapat memicu masalah ketika Anda kembali kerja.

Dengan solusi di bawah ini, Anda bisa mengantisipasi rasa malas setelah liburan panjang dan kembali menemukan semangat kerja.

  • Kosongkan waktu istirahat khusus pada h-1

    Banyak yang beranggapan hari terakhir libur panjang sama dengan sepuas-puasnya beraktivitas di luar rumah, mengingat masa tersebut belum tentu bisa dirasakan lagi dalam waktu dekat. Anggapan itu justru salah.

    Memang cukup sulit untuk dihadapi, namun memberikan waktu kosong sehari untuk beristirahat penuh sebelum bekerja adalah trik terbaik. Istirahat di sini maksudnya bukan memberikan Anda ruang untuk bermalas-malasan di rumah, melainkan menyegarkan otak dengan pekerjaan kantor yang perlu Anda catch up untuk esok hari bisa dikerjakan.

    Lalu buat prioritas, mana yang bisa dikerjakan lebih dahulu mana yang tidak. Keuntungannya Anda bisa lebih mudah untuk mengejar ketertinggalan, harapannya satu per satu pekerjaan bisa lebih cepat diselesaikan. Seharian di rumah juga baik untuk mempercepat stamina Anda bisa pulih kembali.

  • Datang lebih awal

    Masih berkaitan dengan poin pertama, memberikan waktu istirahat di rumah juga memberi Anda kesempatan untuk datang lebih awal ke kantor. Memang cukup berat untuk kembali bangun pagi, menghadapi kemacetan ibukota yang kian berat, namun Anda perlu siasati dengan datang lebih pagi.

    Lagipula sudah umum terjadi, hari pertama rutinitas dimulai tingkat kemacetan akan luar biasa parah. Karyawan mulai ke kantor, anak sekolah pun mulai kembali beraktivitas, semua orang akan ada di luar, menumpuk di jalan yang sama. Opsi datang lebih pagi adalah cara terbaik untuk memulai hari pertama Anda.

    Bayangkan bila Anda kekurangan istirahat pada malam sebelumnya, mengakibatkan Anda jadi kesiangan masuk kantor. Tentunya mood pasti tidak karuan, tentunya semangat kerja akan sulit terbentuk.

  • Bekerja secara perlahan

    Hari pertama kerja, pastinya euforia liburan masih kental terasa. Untuk itu Anda perlu atur strategi dengan cara bekerja secara perlahan, jangan terlalu dipaksakan pekerjaan rumah Anda bisa selesai dalam satu hari apalagi sampai lembur.

    Bila ini dilakukan, tentunya ada efek samping bagi pekerjaan Anda, bisa jadi tidak maksimal malah banyak revisi dari atasan. Meski dilakukan perlahan, Anda harus disiplin waktu dengan sadar bahwa ada tenggat waktu yang harus Anda selesaikan dari tiap pekerjaan yang sudah ada tetapkan berdasarkan prioritasnya.

  • Persiapkan rencana liburan berikutnya

    Merencanakan liburan berikutnya adalah kegiatan positif yang paling mengasyikkan untuk dilakukan. Anda akan semakin termotivasi untuk semangat kerja dan rajin menabung. Semakin sering menabung, semakin cepat pula realisasi liburan Anda bisa terjadi.

    Pikiran Anda dapat mengesampingkan kepenatan rutinitas kerja yang bakal menghantui setiap hari karena ada rencana liburan yang bakal Anda kembali rasakan.