Bagaimana Memastikan Keamanan Data Center Bagi Perusahaan

Data center menjadi suatu bagian yang tidak terpisahkan bagi semua perusahaan modern yang memanfaatkan internet dalam segala kegiatannya, untuk berkomunikasi internal ataupun melayani konsumen. Semakin besar ukuran perusahaan dalam memanfaatkan internet, maka tingkat kebergantungannya pada data center akan makin tinggi.

Apalagi, buat perusahaan yang memanfaatkan internet sebagai sumber bisnisnyaharus sadar betul dengan pentingnya data center. Sebagai pengingat, kejadian yang menimpa tiga e-commerce dari Indonesia pada tahun lalu, Bukalapak, Tokopedia, dan JD.id. Pada waktu yang bersamaan, ketiganya serentak tidak bisa diakses baik melalui situs desktop maupun aplikasinya selama beberapa jam. Kejadian tersebut berawal karena ada masalah di data center yang mereka gunakan, yang kebetulan layanan yang dipakai itu sama. Alhasil, ketiga perwakilan perusahaan memberikan keterangan resmi sekaligus permohonan maaf kepada seluruh pengguna.

Kejadian tersebut tentunya jadi kerugian besar bagi perusahaan karena down-nya situs selama satu menit saja, bisa kehilangan konsumen. Bayangkan apabila sampai berjam-jam, tidak terhitung betapa besar kerugiannya.

Bagaimana dengan perusahaan yang belum begitu memanfaatkan internet, apakah tetap membutuhkan data center? Jawabannya adalah ya, sebab dalam komunikasi internal perusahaan umumnya memakai perangkat yang tersambung dengan internet.

Entah untuk berkirim informasi lewat email, dokumen penting, jadwal temu klien, dan sebagainya. Yang mana, semuanya tidak lepas dari incaran serangan siber. Oleh karena itu, butuh peranan data center yang aman dan terpercaya.

Lalu bagaimana cara pemilik perusahaan memastikan sistem IT atau data centernya tetap berjalan baik? Sebaiknya sebelum memilih layanan data center yang akan dipilih, setidaknya perhatikan syarat wajib yang harus dimiliki pengelola data center:

  1. Standar Global

    Pastikan minimal data center sudah tersertifikasi TIER 3 Constructed Facility yang menjamin pasokan listrik terus tersedia dengan keandalan tinggi 99,982%. Kelebihan lainnya TIER 3 adalah aktivitas perawatan (maintenance) sistem listrik dan pendingin data center tidak berpengaruh terhadap sistem IT di dalamnya.

    Tak hanya itu, data center setidaknya sudah tersertifikasi ISO 27001 dan ISO 20000-1 untuk menjamin keamanan data atau informasi bisnis, sertifikasi PCI DSS untuk jamin keamanan sistem transaksi online.

  2. Lokasi Aman

    Cek kembali lokasi data center, pastikan bukan berada di area banjir, rawan gempa, hingga ancaman vandalisme, namun harus bisa diakses dengan mudah. Lihat dari konstruksi bangunan, data center harus memiliki sirkulasi udara yang baik. Perhatikan ventilasi ruangan, suhu, dan penggunaan AC.

    Jika bisa, sebaiknya data center terpisah dari kantor pusat, tidak dekat bandara, jalur pipa gas, pusat keramaian publik, pabrik kimia, dan pembangkit listrik untuk meminimalisir segala bentuk risiko.

    Di samping itu, pengamanan sekeliling bangunan juga tak kalah penting dijaga. Idealnya bangunan data center yang baik memiliki jarak sekitar 10 meter dari bangunan yang lain. Artinya, sebaiknya lingkungan di sekliling bangunan data center harus berupa bidang kosong untuk memudahkan pengawasan terhadap bangunan data center.

  3. Didukung oleh Tim Ahli Tersertifikasi

    Setidaknya sudah mengantongi sertifikasi dari Certified Data Center Expert (CDCE), Certified Data Center Operational Manager (CDFOM), dan lain-lain.

  4. Fasilitas Pendukung Mumpuni

    Data center memiliki sistem UPS ganda (2N) dan baterai yang akan menjamin pasokan listrik tetap ada jika pasokan dari sumber listrik utama terputus. Berikutnya, sistem pendingin dan sistem proteksi kebakaran yang stabil dan memiliki reabilitas tinggi. Terakhir, tersedianya multi jaringan ke pusat data yang dapat digunakan sebagai backup ataupun redundan.

  5. Telah Memiliki Reputasi Mengelola IT Perusahaan Terkemuka

    Ibarat layaknya bisnis asuransi, berbisnis data center itu ujung-ujungnya berbicara soal kepercayaan. Kepercayaan inilah yang disasar oleh Indosat Ooredoo Business sebagai penyedia solusi ICT lewat Data Center-nya demi mendukung 'digital journey' para pelanggan korporasi dengan menjamin kontinuitas bisnisnya.

    Indosat Ooredoo Data Center berlokasi di ring satu pusat kota Jakarta di mana keamanan dan stabilitas adalah prioritas pemerintah, menjadikan Indosat Ooredoo Data Center sebagai lokasi yang paling strategis dan aman. Juga disertai fasilitas terbaik untuk dua sumber Power Supply (2N), 2 Power Independent yang terkoneksi ke setiap rack, cooling system dan lainnya menjamin kegiatan bisnis tetap berjalan, aman, dan aktif.

    Indosat Ooredoo Data Center turut disertai dengan konektivitas meet-me-room sehingga terbuka untuk semua operator telekomunikais baik global maupun lokal, keamanan 7x24 jam, dilengkapi dengan CCTV. Lingkungan Data Center dijaga dengan N+1 Precision AC System, FM 200 Fire Suppression, dan Environmental Monitoring System. Serta, aneka fasilitas kelas atas lainnya yang belum tentu bisa tersedia apabila kantor kamu memang tidak cocok di lingkungannya.

Ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang Indosat Ooredoo Data Center, fungsi serta informasi lainnya, Anda bisa melihat dari tautan ini https://indosatooredoo.com/id/business/product/it-services/data-center atau menghubungi kami melalui email ke  info.business@indosatooredoo.com  atau telepon ke 0815-1201-8888.