Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Indosat Ooredoo

Pilar 1 - Women Empowerment

Sejak 2012, inisiatif INSPERA Indosat Ooredoo berfokus pada pemberdayaan 'womenpreneurs' di wilayah pedesaan Indonesia, dengan menawarkan pelatihan fungsional melalui penggunaan teknologi mobile sambil memberikan bimbingan dan modal kerja. INSPERA juga mengajari para perempuan Indonesia tentang kemahiran dan kemandirian dalam berbisnis.

Indosat Ooredoo telah berkomitmen untuk meningkatkan jumlah perempuan yang terhubung ke mobile internet di Indonesia dari 40% menjadi 43% pada tahun 2020 (lebih dari 7 juta perempuan).

Woman Masterclass

INSPERA tahun ini semakin memperluas strateginya melalui serangkaian masterclass pelatihan profesional, serta talk show yang dipimpin oleh pendiri perempuan dan pejabat pemerintah, di mana sesi ini memperdalam isu-isu yang berkaitan dengan era digital Indonesia, membahas solusi teknologi dan peran perempuan Indonesia dan pengusaha mikro.

Semua masterclass mengajarkan peserta untuk mencari peluang yang ditawarkan oleh teknologi dan dunia digital. Inisiatif ini membantu perempuan meningkatkan kualitas hidup mereka, mencapai impian mereka, dan memastikan bahwa mereka tidak tertinggal dalam mencapai tujuan bangsa Indonesia yang berambisi untuk menjadi bangsa digital terkemuka.

Topik masterclass termasuk

  • Parenting in digital era
  • Digital safety & security for women and family
  • Women in digital economy
  • Commercial product photography
  • Leadership & public speaking
  • Coding Class
  • E commerce & financial inclusion
  • Digital executive women

WMC1a WMC2a

WMC3a WMCa

Purna TKI

Bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Indosat Ooredoo membuat program pemberdayaan khusus yang difokuskan pada peningkatan keterampilan para perempuan purna TKI. Program ini membekali para perempuan purna TKI agar dapat lebih berkulitas dalam bekerja dan mempunyai tujuan untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan mereka agar lebih mandiri di negara asal tanpa perlu bekerja di luar negeri. Program ini juga untuk meningkatkan daya saing mereka serta mencegah perdagangan manusia.

Program pemberdayaan bagi para perempuan purna TKI telah berhasil menargetkan 60 perempuan di tiga komunitas berisiko tinggi. Para perempuan telah memperoleh keterampilan nyata yang akan memberdayakan dan memungkinkan mereka untuk mencari nafkah di era digital dan menghasilkan penghasilan tambahan bagi keluarga mereka di masa depan.

Program ini mengatasi segala hambatan yang dapat mencegah perempuan dalam mengakses pendanaan, mengajarkan mereka untuk menggunakan internet dan solusi digital lainnya yang dapat memperluas jangkauan, pengeahuan, dan peluang mereka.

Serangkaian program dilakukan seperti pelatihan dan bimbingan, menggelar promosi bisnis dan kegiatan pemasaran berbasis digital, fasilitas teknologi informasi, dukungan e-commerce, fasilitas bisnis, dan pengembangan sumber daya manusia untuk membantu para pekerja perempuan purna TKI yang kurang terlayani.